Terkini Stnk Anda Hilang? Begini Mekanisme Pengurusannya

STNK Anda Hilang?? Ini ia solusinya…

 Bagi pengendara kendaraan roda dua atau empat Terkini STNK Anda Hilang? Begini Prosedur Pengurusannya
 Bagi pengendara kendaraan roda dua atau empat Terkini STNK Anda Hilang? Begini Prosedur Pengurusannya

Berita Hari Ini Bagi pengendara kendaraan roda dua atau empat, kepemilikan surat tanda nomor kendaraan (STNK) sangatlah penting. Hal tersbeut, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di jalan.

Saat berada di jalan, selain STNK, pengemudi juga harus membawa surat izin mengemudi (SIM). Namun, saat terjadi sesuatu menyerupai kehilangan STNK kendaraan, Anda harus eksklusif melaporkan kepada pihak kepolisian.

Tapi, jangan khawatir, berikut tips pengurusan STNK yang hilang, menyerupai dilansir di laman resmi NTMC Polri, ditulis Jumat(8/12/2017).

Pertama, siapkan persyaratan menyerupai KTP pemilik kendaraan, orisinil dan fotokopi, fotokopi STNK yang hilang, surat keterangan hilang STNK dari Polsek atau Polres setempat, dan BPKB orisinil dan fotokopi.

Setelah mempersiapkan hal tersebut, untuk mekanisme pengurusan STNK hilang, pertama cek fisik kendaraan dan fotokopi hasil cek fisik.

Kemudian, mengisi formulir pendaftaran, mengurus cek blokir (mengurus surat keterangan STNK hilang dari samsat), berisi keterangan keabsahan STNK terkait, contohnya tidak diblokir atau dalam pencarian, kemudian lampirkan hasil cek fisik kendaraan.

Setelah itu, mengurus pembuatan STNK gres di loket BBN II (lampirkan semua persyaratan data dan surat Keterangan hilang dari samsat). Melakukan pembayaran pajak kendaraan ermotor, dan apabila telah dibayar maka bebas biaya pajak, dan membayar biaya pembuatan STNK baru.

Jika sudah melaksanakan pembayaran, gres sanggup pengambilan STNK dan SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah).

 Bagi pengendara kendaraan roda dua atau empat Terkini STNK Anda Hilang? Begini Prosedur Pengurusannya

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Pajak dan Retribusi Daerah mengumumkan pembatalan hukuman manajemen pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) yang melaksanakan tunggakan.

Penghapusan ini berlaku hanya bagi warga ibu kota Jakarta yang menerima denda alasannya yakni telat membayar pajak kendaraan. Maka dari itu, dendanya akan dihapuskan.

Pembayaran pajak para pemilik kendaraan sanggup dilihat eksklusif dari catatan di Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK.

Penghapusan denda ini bukan permanen, melainkan mulai diberlakukan pada 30 November hingga 23 Desember 2017, dan telah disetujui Kepala Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta, Edi Sumantri.

Badan Pajak dan Retribusi Daerah juga mengajukan permohonan semoga Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membantu melaksanakan sosialiasi kepada masyarakat.

Selain itu, Badan Pajak dan Retribusi Daerah sesuai Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) untuk mendukung aktivitas tersebut.

Berikut pengumuman pembatalan denda pajak PKB dan bea balik nama kendaraan bermotor.

“Dalam rangka optimalisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Tahun 2017, Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan intensifikasi pemungutan pajak melalui Penghapusan Sanksi Administrasi Pajak Kendaraan Bermotor dan Sanksi Administrasi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor yang akan mulai diberlakukan tanggal 30 November 2017”.

 Bagi pengendara kendaraan roda dua atau empat Terkini STNK Anda Hilang? Begini Prosedur Pengurusannya