Terkini Fitur Yang Bikin Telegram Favorit Teroris Dan Memusingkan Aparat

SBOBET Indonesia – Pemerintah Indonesia melalui Kominfo memblokir layanan messaging Telegram, khususnya di versi web. Alasannya sebab aplikasi itu digemari teroris untuk berkomunikasi dan menyebar propaganda.

Bukan hanya Indonesia, beberapa negara memang dibentuk pusing Telegram. Rusia belum usang ini mengancam memblokir Telegram sebab dituding menjadi sarana teroris merencanakan pengeboman di negaranya

Pemerintah Rusia ingin Telegram membuka data untuk menghindari pemblokiran. Tapi pendiri Telegram Pavel Durov menolak sebab dianggap akan mengganggu privasi sekitar 6 juta warga Rusia yang menggunakan Telegram.

Selain teknologi enskripsi atau penyandian, ada beberapa fitur Telegram yang membuatnya digemari teroris ataupun kriminal. Menurut Jade Parker, peneliti senior TAPSTRI yang menganalisa teroris, user Telegram sanggup berkomunikasi di channel, pesan privat atau secret chat.

Chanel di Telegram terbuka bagi siapa saja dan berdasarkan dia, jadi media efektif menyebar propaganda. Sedangkan fitur secret chat hampir tak mungkin ditembus sebab dilindungi dengan enskripsi canggih.

“Kombinasi fungsi berbeda itu yang menciptakan grup semacam ISIS menggunakan Telegram sebagai command and control center. Mereka kumpul dulu di Telegram, gres ke platform lain. Informasi dimulai di sana, gres menyebar ke Twitter, Facebook,” sebutnya yang dikutip detikINET dari Vox.

Tapi yang biasanya jadi sorotan pemerintah yakni fitur secret chat. Di sini tiap user diberi kunci digital unik dikala mengirim pesan. Untuk mengakses pesan itu, akseptor harus punya kunci yang cocok dengan pengirim, jadi pesan dari seorang user hanya sanggup dibaca pengirim yang dituju. Ini menciptakan hampir tak mungkin bagi polisi atau intelijen mengakses informasi tersebut.

Bahkan meski polisi sanggup mengidentifikasi siapa berbicara dengan siapa, mereka tidak tahu isi pesannya. Faktanya sebab enskripsi hanya terjadi antara dua user itu, Telegram sendiri tidak tahu apa isi pesannya.

Jade mengakui Telegram bukan satu-satunya layanan dengan enskripsi end to end, lainnya contohnya ada WhatsApp atau Viber. Tapi ada fungsi pemanis yang membuatnya lebih aman, yakni fitur timer yang sanggup menghapus pesan secara otomatis.

“Sebelum user mengirim pesan di secret chat, mereka sanggup menentukan mengaktifkan self destruct timer, yang artinya beberapa waktu sesudah pesan dibaca, secara otomatis dan permanen terhapus di kedua perangkat,” terang dia.

Faktor lain yang menciptakan aplikasi ini disukai yakni sangat gampang bergabung di Telegram. Mengaktifkan akun hanya memerlukan nomor selular dan untuk menggunakannya, tidak perlu menggunakan nomor yang sama.

“Kartu SIM yang kalian pakai untuk membuka akun Telegram dan yang untuk menggunakannya tidak harus sama. Kaprikornus kalian sanggup menjadi orang terpalsu di dunia,” imbuh Jade.

Fitur semacam itu mungkin memang bukan pribadi Telegram. Tapi ya itu tadi, aplikasi ini agaknya sudah kadung lebih digemari teroris.

Pavel Durov sendiri, sang pendiri Telegram, tetap menyayangkan jikalau aplikasinya disalahkan. Baru-baru ini ia menyampaikan percuma Telegeram dicekal sebab ada aplikasi pesan sejenis yang juga terenskripsi alias aman. Dan pihaknya bersama-sama sudah berusaha mengenyahkan teroris dari aplikasi itu.

“Jika Anda ingin mengalahkan teroris dengan memblokir sesuatu, maka Anda harus memblokir internet,” katanya.






AFILIASI :

#Bolahero , #MajalahMandiri , #MentariMovie ( Nonton Online Subtitle Indonesia )

 Pemerintah Indonesia melalui Kominfo memblokir layanan messaging Telegram Terkini Fitur yang Bikin Telegram Favorit Teroris dan Memusingkan Aparat