Prediksi Dortmund vs Bayern: Die Roten Mendadak Inferior

Prediksi Dortmund vs Bayern: Die Roten Mendadak Inferior

JawaPos.com – Ada sesuatu yang berbeda ketika Borussia Dortmund menjamu Bayern Munchen pada Minggu (11/11) dini hari nanti. Untuk pertama kali dalam kurun 6 tahun terakhir, Dortmund lebih superior di klasemen sementara Bundesliga 1 saat melakoni Der Klassiker. 

Ya, Dortmund menyambut Der Klassiker dengan dada membusung di Stadion Signal Iduna Park. Selepas Der Klassiker pada 11 April 2012, dalam setiap pertemuan dengan Bayern, posisi Dortmund di klasemen senantiasa inferior. Musim ini semuanya berbalik 180 derajat.

bundesliga 2018-2019
Bayern tak lagi superior di hadapan Dortmund pada musim ini. (Christof STACHE / AFP)

Musim ini Dortmund ada di atas angin untuk sementara. Die Schwarzgelben menduduki posisi teratas Bundesliga dengan rekor tak pernah kalah sampai spieltag kesepuluh. 

Der Klassiker dini hari nanti juga menjadi sangat spesial untuk gelandang Dortmund, Marco Reus. Sejak dipercaya menggantikan Marcel Schmelzer sebagai kapten musim ini, pemain yang punya julukan Woody Woodpecker tersebut tampil cemerlang.

Reus menjadi pemain tersubur Dortmund musim ini. Pemain 29 tahun tersebut berkontribusi dalm 9 gol dan 7 assist di semua ajang kompetisi.

“Memiliki Marco (Reus) dalam tim membuat segalanya menjadi mudah. Kemampuannya mengatur serangan, melepaskan umpan, atau mengeksekusi peluang ada pada dirinya,” puji penyerang Dortmund Paco Alcacer dalam situs resmi klub. “Kerja keras juga ditunjukkan ketika mengorganisasi pertahanan.” 

Di sisi lain, One Football kemarin menulis Der Klassiker kali ini akan lebih greget dari tahun-tahun sebelumnya. Dortmund yang biasanya kurang difavoritkan pada pertemuan kali ini membalikkan situasinya. Jika enam musim terakhir Bayern terlihat tanpa saingan berarti, maka musim ini Dortmund menghadirkan teror atas hegemoni Die Roten di Bundesliga.

Der trainer baru Lucien Favre mampu merevitalisasi permainan Dortmund musim ini. Hadirnya Favre di tubuh Dortmund ini diyakini ikut membantu Reus menuju performa terbaiknya. Pria 61 tahun tersebut merupakan sosok yang mengembangkan karir Reus di Borussia Moenchengladbach.

Meski hanya semusim bersama pada 2011-2012, menurut ESPN ada banyak hal yang dilakukan oleh Favre pada Reus. Mantan pelatih Hertha Berlin, M’Gladbach, dan Nice itu dikenal menggilai mikrodetail soal teknik para pemainnya.

“Pemain sampai mempelajari posisi pergelangan tangan yang benar ketika mereka menerima bola. Hal lain misalnya Favre meminta para penyerang untuk memperluas dan mempercepat gerak tubuhnya sehingga bisa secepatnya melakukan tembakan,” tulis pundit ESPN Raphael Honigstein soal koreksi-koreksi kecil Favre yang membantu performa Dortmund musim ini.

Tak heran jika di Der Klassiker musim ini Dortmund jadi lebih superior. Ditambah, Bayern sedang mengalami turbulensi penampilan di bawah Niko Kovac. Semakin membuka peluang Dortmund untuk makin mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen Bundesliga 1.

5 Pertemuan Terakhir
31/03/18: Bayern Muenchen 6-0 Borussia Dortmund
21/12/17: Bayern Muenchen 2-1 Borussia Dortmund
05/11/17: Borussia Dortmund 1-3 Bayern Muenchen
06/08/17: Borussia Dortmund 2-2 Bayern Muenchen
27/04/17: Bayern Muenchen 2-3 Borussia Dortmund

5 Pertandingan Terakhir Dortmund
07/11/18: Atlético Madrid 2-0 Dortmund
03/11/18: Wolfsburg 0-1 Dortmund
01/11/18: Dortmund 3-2 Union Berlin
27/10/18: Dortmund 2-2 Hertha BSC
25/10/18: Dortmund 4-0 Atlético Madrid

5 Pertandingan Terakhir Bayern
08/11/18: Bayern 2-0 AEK Athens
03/11/18: Bayern 1-1 Freiburg
31/10/18: Rödinghausen 1-2 Bayern
27/10/18: Mainz 05 1-2 Bayern
23/10/18: AEK Athens 0-2 Bayern

Perkiraan Susunan Pemain
Borussia Dortmund (4-2-3-1): Buerki; Piszczek, Toprak, Akanji, Hakimi; Delaney, Witsel; Pulisic, Reus, Sancho; Alcacer
Pelatih: Lucien Favre

Bayern Muenchen (4-3-3): Neuer; Kimmich, Hummels, Boateng, Alaba; Mueller, Martinez, James; Gnabry, Lewandowski, Ribery
Pelatih: Niko Kovac

Prediksi JawaPos.com
Dortmund menang: 45%
Bayern menang: 35%
Imbang: 20%

(jpg/adw/JPC)




COMMENTS