Berita Terhangat Sekali Charge, Smartphone Ini Dapat Bertahan Sampai 4 Hari

Smartphone berdaya 6.100mAh Ulefone 3 bakal dirilis Desember 2017

hari yang tidak lepas dari smartphone membuat pengguna menginginkan ponsel dengan kapasita Berita Terhangat Sekali Charge, Smartphone Ini Bisa Bertahan hingga 4 Hari

Berita Hari Ini Aktivitas sehari-hari yang tidak lepas dari smartphone membuat pengguna menginginkan ponsel dengan kapasitas baterai besar. Smartphone berkapasitas besar kerap jadi salah satu pertimbangan pembeli.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, smartphone buatan Tiongkok, Ulefone berencana merilis produk terbarunya dengan kapasitas daya besar, ialah Ulefone Power 3 pada Desember mendatang.

Sebagaimana dikutip MajalahMandiri.com dari Gizmochina, Senin (20/11/2017), Ulefone Power 3 merupakan penerus Ulefone Power dan Power 2.

Ulefone Power 3 kabarnya hadir dengan kapasitas baterai sebesar 6.100mAh. Bahkan, smartphone ini diklaim sanggup bertahan selama empat hari penuh dengan pemakaian normal.

Berdasarkan keterangan perusahaan, selain baterai besar, Ulefone Power 3 juga didukung dengan desain bezelless dan aspek rasio 18:9 untuk pengalaman entertainment yang lebih baik. Ulefone Power 3 juga bakal menjalankan OS terbaru Android 8.1 Oreo.

hari yang tidak lepas dari smartphone membuat pengguna menginginkan ponsel dengan kapasita Berita Terhangat Sekali Charge, Smartphone Ini Bisa Bertahan hingga 4 Hari

Smartphone dengan baterai besar tentunya sangat diharapkan pengguna. Namun yang satu ini tidak kalah menarik. Apa kesannya jikalau keringat insan digunakan jadi tenaga baterai ponsel?

Belum usang ini diberitakan ilmuwan membuat penemuan teknologi pengisian daya ponsel terbaru, dan sekarang mereka tengah menguji keringat insan sebagai sumbernya. Menurut informasi yang disampaikan Mirror via New Scientist, mereka membuat sebuah plester yang akan menyerap cairan sebagai pasokan utama sumber daya.

Dijelaskan Joseph Wang, ilmuwan University of California, San Diego, AS, plester tersebut nantinya akan menyerap enzim yang berfungsi sebagai pengantar metal ibarat baterai konvensional pada umumnya.

“Asam laktat yang ada di keringat insan sanggup menjadi media yang paling sesuai untuk mengisi daya sebuah perangkat. Dengan begitu, metode pengisian baterai tak perlu lagi repot. Manusia hanya perlu berlari atau melaksanakan acara yang menghasilkan keringat. Plester yang ditempelkan ke kulit sanggup dihubungkan pribadi ke ponsel,” jelasnya.

Teknologi tersebut memang belum dirampungkan secara menyeluruh. Namun, ke depannya para ilmuwan akan menyebarkan keringat insan sebagai sumber untuk mengisi daya perangkat dalam skala lebih besar, ibarat radio, tablet, hingga memperkuat koneksi nirkabel.

Inovasi pengisian daya selain dengan kabel tradisional ibarat ini, ternyata bukan jadi yang pertama. Sebelumnya, ilmuwan dari Bristol Robotics Laboratory dan University of Bristol juga menemukan cara bagaimana memanfaatkan urine untuk mengisi ulang daya sebuah baterai ponsel.

Para ilmuwan ini dikabarkan berhasil membuat metode untuk menumbuhkan sejenis basil bermanfaat. Bakteri ini sanggup dimanipulasi untuk mengubah urine menjadi zat ceramic cylinder yang diyakini sanggup menghasilkan energi listrik statis untuk ditampung di kapasitator sebelum dialirkan ke baterai ponsel.

hari yang tidak lepas dari smartphone membuat pengguna menginginkan ponsel dengan kapasita Berita Terhangat Sekali Charge, Smartphone Ini Bisa Bertahan hingga 4 Hari