Berita Terhangat Revolusi Ac Milan Berujung Simpulan Tragis Montella

MAJALAH BOLAAC Milan telah mengumumkan pemecatan instruktur Vicenzo Montella, Senin (27/11/2017). Manajemen klub kemudian menunjuk Gennaro Gattuso jadi penggantinya.

Pemecatan ini tentu saja tak lepas dari kinerja jelek yang diraih Montella. Terakhir, mereka gagal memetik poin penuh ketika menjamu Torino di kandang.

Kegagalan menang AC Milan atas Torino menciptakan Rossonerri julukan AC Milan hanya mengoleksi dua kemenangan di lima tabrak terakhir. Tiga tabrak lain berakhir dengan dua kali imbang dan satu kekalahan.

Tambahan satu poin di pertandingan ini menciptakan AC Milan sekarang mengemas 20 poin dari 14 pertandingan. Leonardo Bonucci dan kawan-kawan tertinggal 18 poin dari pemuncak klasemen sementara, Napoli.

Kegagalan menang di markas sendiri menciptakan AC Milan menerima kritikan. Meski begitu, Montella mengaku tidak risau.

Perombakan Besar-besaran

AC Milan finis di posisi keenam Serie A ekspresi dominan lalu, hanya unggul satu poin dari rival satu kota Inter Milan. Setelah itu, AC Milan bersama administrasi anyarnya melaksanakan perombakan besar-besaran,

Mereka merekrut 11 pemain anyar di bursa transfer. Bahkan, Milan sempat merekrut Leonardo Bonucci, Andre Silva dan Andrea Conti.

Montella membuka awal ekspresi dominan dengan meraih kemenangan atas Crotone dan Cagliari. Namun, kekalahan telak 1-4 di tangan Lazio menunjukkan ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan kalau mereka ingin lolos kualifikasi Liga Champions.

Setelah kemenangan atas Udinese dan SPAL, Milan kemudian kehilangan tiga pertandingan berturut-turut, termasuk kekalahan 2-3 dari Inter Milan berkat hattrick Mauro Icardi.

Hasil Buruk

Hasil jelek berlanjut sesudah Milan ditekuk Roma dan Juventus. Klub kesannya memutuskan berpisah dengan instruktur berusia 43 tahun, yang ditunjuk pada Juni 2016.

Mantan instruktur Milan, Carlo Ancelotti, yang dipecat Bayern Munchen awal ekspresi dominan ini, awalnya diproyeksikan menggantikan Montella.

Namun, instruktur asal Italia, yang membawa AC Milan memenangi gelar Serie A dan Liga Champions, sebelumnya telah mengumumkan keinginannya untuk tidak mengambil pekerjaan di sisa ekspresi dominan ini.

 Pemecatan ini tentu saja tak lepas dari kinerja jelek yang diraih Montella Berita Terhangat Revolusi AC Milan Berujung Akhir Tragis Montella