Berita Terhangat Puan Sudah Resmi Rangkap Jabatan

Jiromedia.com –Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, sudah aktif lagi sebagai pengurus sentra PDI Perjuangan.


Putri dari Megawati Soekarnoputri itu duduk sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan dalam Rapat Koordinasi bidang politik dan keamanan tingkat nasional di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Kamis (3/5)

Puan mengatakan, sempat tidak aktif sebagai Ketua DPP PDIP semenjak dipercaya menjadi pembantu Presiden Joko Widodo.Pengakuan tersebut disampaikan Puan saat menunjukkan kata sambutan di program yang dibuka oleh Mega sendiri.

“Memang selama tiga tahun kemudian saya selaku Ketua Korbid bidang pengamanan tidak aktif. Namun, kini sudah (aktif),” saya Puan.

Akhir Januari lalu, Puan sempat tampak hadir dalam aktivitas verifikasi faktual yang dilakukan KPU dan Bawaslu di Kantor DPP PDIP. Kala itu, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan, status Puan Maharani sebagai Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan PDIP masih non aktif. 

Tetapi, masih kata Hasto, status non aktif tersebut bisa tiba-tiba berubah jikalau ada perintah presiden yang memperbolehkan Puan rangkap jabatan.

Di awal pemerintahannya, Jokowi sempat menegaskan bahwa para menteri kabinet dihentikan memegang jabatan di kepengurusan partai politik. Namun, akad Jokowi itu perlahan luntur. Selain Puan, ada menteri lain di Kabinet Jokowi yang rangkap jabatan strategis di partai ialah Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, yang juga Ketua Umum Partai Golkar. 

Kembali ke Rakor PDIP, dalam kesempatan itu Puan meminta para kader partainya untuk bersinergi dan solid mengadapi pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Ia mengatakan, Pilkada Serentak seri ketiga di masa Jokowi ini akan diikuti 82 juta pemilih.

Selain itu, dari 171 kawasan yang menggelar Pilkada, ada 17 di antaranya merupakan tingkat provinsi. Puan pun yakin PDIP bisa memenangkan setengah dari jumlah kawasan itu. Ia optimis kemenangan itu juga berlaku untuk Pilkada tingkat kabupaten dan kota.

“Misal ada enam Pilkada, kita bisa menang di satu daerah,” demikian Puan. [rmol]