Berita Terhangat Pt Pal Indonesia Percepat Pengerjaan Kapal Pesanan Tni Al

PT PAL Mulai Garap Kapal LPD Pesanan Tentara Nasional Indonesia AL Berita Terhangat PT PAL Indonesia Percepat Pengerjaan Kapal Pesanan Tentara Nasional Indonesia ALAsisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut (Aslog Kasal) Laksamana Muda Tentara Nasional Indonesia Mulyadi (kedua kanan) mengamati denah pembangunan kapal dikala pelaksanaan peletakan lunas (Keel Laying) kapal di PT PAL Indonesia (Persero), Surabaya, Jawa Timur, Senin (28/8). Kapal jenis Landing Platform Dock (LPD) pesanan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut dengan panjang sekitar 124 Meter dan lebar 21,8 Meter tersebut untuk memperkuat dan mendukung armada Republik Indonesia./Didik Suhartono/zk/17.(antara jatim) ★

PT PAL Indonesia mempercepat proses pengerjaan kapal perang pesanan Tentara Nasional Indonesia AL jenis “Landing Platform Dock” (LPD) dengan melaksanakan “keel laying” (peletakan lunas) lebih cepat dari rencana awal.

Direktur Utama PT PAL Budiman Saleh di Surabaya, Senin menyampaikan dengan percepatan proses peletakan lunas dibutuhkan proses pengiriman atau penyelesaian kapal kepada pemesan, adalah Tentara Nasional Indonesia AL juga lebih cepat pada Oktober 2018 dari sasaran rencana 28 Desember 2018.

Ia menyampaikan proses pelaksanaan peletakan lunas kapal dikala ini telah melebihi persyaratan minimal yang ditetapkan regulasi MARPOL/SOLAS, dimana untuk tahapan itu disyaratkan berat blok minimal 50 ton atau setara 1 hingga 2 blok saja.

Namun, kata dia, pada dikala ini PT PAL Indonesia sudah menyajikan 12 blok kapal sekaligus, atau setara dengan berat hingga 400 ton lebih.

Selain itu, kata Budiman, dari total 5 tahapan proses pembangunan kapal, untuk tahapan ke-2 dilakukan 4 bulan lebih awal dari rencana pada tanggal 28 Desember 2017.

Langkah percepatan, kata dia, dilakukan untuk mengantisipasi pemenuhan sasaran proyek multi years yang sangat ketat, alasannya pada tamat tahun 2017 harus bisa mencapai progres minimal yang ditetapkan sebesar 40 persen.

Pencapaian progres pada tamat Juli 2017 sebesar 21,72 persen dari rencana 11,50 persen, atau surplus 10,22 persen, dan kami optimistis sanggup memenuhi sasaran tamat tahun yang telah ditetapkan,” katanya.


  Antara