Berita Terhangat Banyak Salah Paham !! Hukuman Tak Pendaftaran Ulang Kartu Sim Card Gres Berlaku Tgl 1 Maret 2018

Kesempatan pendaftaran ulang ini berlaku hingga 28 Februari 2018 tahun depan

Kesempatan pendaftaran ulang ini berlaku hingga  Berita Terhangat Banyak Salah Paham !! Sanksi Tak Registrasi Ulang Kartu SIM CARD Baru Berlaku Tgl 1 Maret 2018
Kesempatan pendaftaran ulang ini berlaku hingga  Berita Terhangat Banyak Salah Paham !! Sanksi Tak Registrasi Ulang Kartu SIM CARD Baru Berlaku Tgl 1 Maret 2018

Berita Hari Ini Informasi penting untuk seluruh pengguna ponsel di Indonesia untuk mulai melaksanakan pendaftaran ulang kartunya (sim card) terhitung mulai 31 Oktober hari ini.

Kesempatan pendaftaran ulang ini berlaku hingga 28 Februari 2018 tahun depan. Banyak yang salah paham dengan info ini.

Jika tak pendaftaran ulang dengan menyetor NIK dan nomor kartu keluarga, apakah kartu SIM prabayar operator seluler tak sanggup digunakan mulai hari ini 31 Oktober?

Padahal info yang sebenarnya, pendaftaran ulang kartu prabayar seluruh operator seluler, gres dimulai hari ini 31 Oktober 2017 higga Februari 2018 mendatang.

Menteri Komunikasi dan Informatika ( Menkominfo) Rudiantara mengimbau seluruh operator seluler biar ikut menyosialisasikan ketentuan pendaftaran kepada masyarakat.

“Kewajiban bagi pelanggan SIM prabayar untuk melaksanakan pendaftaran akan dimulai besok pada 31 oktober 2017. Kami meminta derma kepada operator seluler untuk terus menyosialisasikan kepada masyarakat.

Kirim SMS broadcast kepada seluruh pelanggannya bahwa besok harus segera melaksanakan registrasi,” ujar Rudiantara, ketika ditemui di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).

Mulai 31 Oktober Oktober 2017 hari ini, para pengguna kartu SIM prabayar operator seluler di Indonesia, baik pelanggan usang maupun gres diwajibkan untuk mendaftar ulang dengan menggunakan nomor NIK dan Kartu Keluarga (KK).

Baik pelanggan usang maupun pelanggan gres dari semua operator seluler diwajibkan melaksanakan pendaftaran kartu SIM prabayar, namun caranya sedikit berbeda.

Untuk pelanggan usang semua operator (Telkomsel, XL Axiata, Indosat, Tri, dan Smartfren) pelanggan cukup mengikrimkan pesan SMS ke nomor 4444 dengan format : ULANG# (16 digit NIK)#(16 digit nomor KK).

Bagi pelanggan gres Telkomsel, pendaftaran dilakukan dengan mengirim SMS ke nomor 4444 dengan format : REG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK).

Pelanggan gres XL Axiata sanggup melaksanakan pendaftaran dengan mengirim SMS ke nomor 4444 dengan format : DAFTAR#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK).

Terakhir, untuk pelanggan gres Indosat, Tri, dan Smartfren, format SMS yang dikirim ke 4444 untuk pendaftaran adalah: (16 digit NIK)#(16 digit nomor KK).

Selain di KTP, NIK alias Nomor Induk Kependudukan juga tercantum di KK, di samping kolom nama anggota keluarga. Sementara, nomor KK tertulis dengan ukuran besar di bawah goresan pena “Kartu Penduduk” di bab atas KK. Pelanggan juga tidak perlu menyebutkan nama ibu kandung ketika registrasi.

KTP atau KK palsu tidak sanggup digunakan untuk registrasi, karenadatabase operator seluler tersambung ke Dinas Kependudukan dan Kantor Catatan Sipil (Dukcapil), sehingga keaslian dokumen sanggup pribadi diverifikasi.

Seluruh pelanggan kartu SIM prabayar diwajibkan mendaftar paling lambat pada 28 Februari 2018.

Kesempatan pendaftaran ulang ini berlaku hingga  Berita Terhangat Banyak Salah Paham !! Sanksi Tak Registrasi Ulang Kartu SIM CARD Baru Berlaku Tgl 1 Maret 2018

Jika tidak melaksanakan registrasi, akan ada hukuman ibarat pemblokiran nomor secara bertahap. Sanksi Blokir Mulai Berlaku 1 Maret 2018 Tahun Depan.

Bagaimana kalau belum pendaftaran ulang SIM operator seluler 31 Oktober 2017 hari ini? Jangan khawatir, kalau belum pendaftaran 31 Oktober, Anda masih punya waktu hingga 28 Februari 2018 untuk melaksanakan registrasi.

Sanksi pemblokiran secara sedikit demi sedikit gres berlaku per 1 Maret 2018. Makara masih ada waktu kok.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah mewajibkan pelanggan telekomunikasi untuk mendaftarkan atau pendaftaran Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di KTP dan nomor kartu keluarga (KK) dalam nomor prabayar yang digunakan.

Jika ada pelanggaran pada kewajiban ini, ada hukuman yang menunggu bagi pelanggan, maupun operator terkait. Seperti apa? “Ada (sanksi), ibarat di Pasal 22 (Peraturan Menteri Kominfo Nomor 12 tahun 2017).

Isinya berupa hukuman manajemen hingga pencabutan izin bagi operator,” kata Menkominfo Rudiantara di hadapan awak media.

“Kalau tidak registrasi, calon pelanggan tidak sanggup mengaktifkan kartu perdana dan nomor pelanggan usang akan diblokir secara bertahap,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menkominfo Rudiantara mengumumkan bahwa pelanggan seluler, baik gres maupun lama, mesti pendaftaran NIK dan nomor KK miliknya.

NIK dan nomor KK tersebut selanjutnya akan diverifikasi kebenarannya menurut database kependudukan milik Dinas Kependudukan dan Kantor Catatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri.

“Operator kami beri password untuk sanggup mengakses dan mencocokkan data dengan kecepatan hingga 1 juta NIK per hari. Kalau kini dari enam operator rata-rata sudah mengakses 170.000 NIK per hari,” ucap Dirjen Dukcapil, Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakhrullah.

“Kami jamin operator hanya sanggup melihat data saja, tidak mengubahnya. Karena kanal yang diberikan kan berbeda. Data yang sanggup dilihat nanti verifikasi NIK, nomor KK, nama, daerah tanggal lahir, serta alamat. Jadinya masing-masing nomor seluler, akan pribadi terhubung ke NIK. Bisa diketahui data pemiliknya,” imbuhnya.

Kewajiban mendaftarkan NIK dan nomor KK akan mulai dicanangkan mulai 31 Oktober 2017 untuk para pengguna baru. Selain itu, pelanggan usang juga diwajibkan untuk mendaftar ulang dengan waktu paling lambat pada 28 Februari 2018 mendatang.

Kesempatan pendaftaran ulang ini berlaku hingga  Berita Terhangat Banyak Salah Paham !! Sanksi Tak Registrasi Ulang Kartu SIM CARD Baru Berlaku Tgl 1 Maret 2018