Berita Terhangat Anies Minta Lurah Sampai Wali Kota Kerja 24 Jam

News NasionalJakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperlihatkan delapan instruksi terkait pelayanan publik kepada wali kota/bupati, camat, dan lurah se-DKI Jakarta. Anies mengingatkan jajarannya untuk tidak mendapatkan pungli, korupsi, dan gratifikasi.

“Tak boleh ada pungli, korupsi, dan gratifikasi apa pun,” kata Anies ketika memperlihatkan pengarahan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017).

Kedua, Anies meminta tidak ada kekosongan pelayanan publik meskipun ketika jam istirahat. Sebab, kata Anies, satu kesalahan akan sanggup menutupi prestasi ratusan kelurahan lainnya.

“Cukup 1 atau 2 kesalahan menutup kebaikan 267 kelurahan, yang salah menutup yang baik,” ujarnya.

Ketiga, Anies mengimbau tidak ada yang terlambat ketika masuk kantor. Kehadiran minimal 15 menit sebelum jam pelayanan.

“Empat, tak boleh mengabaikan kedaruratan, terutama warga, sense of urgency. Bapak-Ibu harus tahu antisipasi hujan, Lebaran, dan lain-lain, Bapak-Ibu punya pengalaman,” imbaunya.

Kelima, dia mengimbau jangan ada duduk perkara yang menggantung atau tidak terselesaikan. Keenam, jangan ada diskriminatif dan bertindak semena-mena atau merendahkan.

“Tak yummy menjadi being dislike,” ujarnya.

Ketujuh, dia meminta semua wali kota/bupati, camat, dan lurah memastikan tidak ada anak buahnya yang membolos atau berada di daerah yang tidak seharusnya pada ketika jam kerja.

“Delapan. Bapak-Ibu kerja 24 jam,” imbaunya.

Anies juga meminta jajarannya berpenampilan patut ketika melayani masyarakat. Terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan, Anies akan menegur dua atasan di atasnya.

“Bila ada pelanggaran yang dilakukan, dua atasan di atasnya akan ditegur,” tutur Anies.

 memperlihatkan delapan instruksi terkait pelayanan publik kepada wali kota Berita Terhangat Anies Minta Lurah sampai Wali Kota Kerja 24 Jam