Berita Terhangat Amien Rais: Ustaz Somad Lebih ‘Nendang’ Dari Habib Salim

Jiromedia.comKetua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menyebut sosok Ustaz Abdul Somad lebih memperlihatkan bunyi kemenangan tinggi dibandingkan Habib Salim Segaf Al Jufri. Itu alasannya nama Abdul Somad yang direkomendasikan Ijtima Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama itu dalam survei yang dilakukan selama ini selalu meraih popularitas yang tinggi.


“Dua-duanya saya hormat, tapi untuk kemenangan sepertinya yang lebih menendang Pak Abdul Somad,” ujar Amien ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/7).

Amien menilai, sosok Somad yang usianya sekitar 40 tahun sebagai sosok yang mewakili generasi muda sehingga kombinasi antara Prabowo dan Abdul Somad ialah kombinasi yang tepat.

“Kalau Pak Salim itu tidak kurang ulamanya insya Allah, tapi pasangan agak senior dan ingusan itu yang diinginkan,” ujar Amien.

Abdul Somad, berdasarkan Amien, juga tak hanya mempunyai popularitas tinggi sebagai mubaligh besar, tetapi juga kritis dalam menyuarakan ketidakadilan. “Beliau kritis sekali duduk kasus ketidakadilan, duduk kasus pendidikan, masalah hot dan lain-lain, daripada dia selalu hanya lisan, saatnya ini dia punya otoritas kekuasaan yang telanjang untuk kemudian mencari sesuatu yang kejernihan,” kata Amien.

Namun, Amien justru resah karena Ustaz Abdul Somad menolak rekomendasi cawapres yang ditujukan kepadanya. Padahal, kalau ia bersedia, akan membantu perbaikan bangsa dan negara.

“Kalau dia mau, tentu akan membantu perbaikan negeri ini. Saya tidak tahu mengapa dia masih belum mau, barangkali kekhawatiran beliau, mudah-mudahan ada perubahan,” ujar Amien.
Apalagi, PAN ketika ini tidak duduk kasus kalau sosok calon wakil presiden bukan berasal dari kader PAN. Itu, kata Amien, demi koalisi partai poros Prabowo segera memilih pasangan di Pilpres 2019.

“Oh nggak, justru di situ hebatnya. Jadi, PAN nggak akan mengajukan supaya ada kebersamaan. Iya (legowo),” ujar Amien.
Sebelumnya, Forum Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional terkait dengan Pilpres 2019 akan disampaikan kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Ijtima ini digagas Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.
“Insya Allah, dalam satu dua hari ini akan disampaikan,” kata Ketua GNPF Ulama Yusuf Martak di Jakarta, Ahad (29/7).
Dalam rekomendasinya, Forum Ijtima Ulama merekomendasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden RI pada Pilpres 2019 untuk diusung partai koalisi keumatan. Mereka juga merekomendasikan dua nama cawapres pendamping Prabowo, yakni Al Habib Salim Segaf Al-Jufri dan Ustaz Abdul Somad Batubara.
Yusuf menilai, masuk akal kalau ulama merekomendasikan dua nama cawapres pendamping Prabowo itu alasannya mewakili umat Islam. “Sudah waktunya umat Islam memercayakan salah satu kepemimpinan NKRI dari kalangan ulama biar mengakibatkan pasangan calon nasional dan religi,” katanya.(republika)